premi asuransi jiwa

Premi Asuransi Jiwa

Secara umum, premi asuransi jiwa dihitung berdasarkan umur, masa pembayaran, besarnya uang pertanggungan, dan kondisi kesehatan anda saat menandatangi kontrak asuransi jiwa. Namun ada sedikit perbedaan antara premi asuransi jiwa tradisional dan unit link.

Premi Asuransi Jiwa Tradisional

Asuransi jiwa tradisional terdiri dari jenis term life, whole life dan endowment.

Premi Asuransi Jiwa Tradisional – Term Life

Besar nilai premi tahunan yang harus dibayarkan ditentukan berdasarkan usia masuk, uang pertanggungan (UP), dan jangka waktu kewajiban pembayaran premi yang diinginkan calon nasabah.

Kewajiban pembayaran premi pada term life berakhir bersamaan dengan jangka waktu proteksi. Setelah proteksi berakhir, untuk proteksi selanjutnya perhitungan premi disesuaikan seperti pengambilan polis term life baru.

Jika tidak ada klaim meninggal, maka premi yang telah dibayarkan tidak dikembalikan atau hangus.

Premi Asuransi Jiwa Tradisional

Menentukan besar nilai premi tahunan tidak berbeda dengan term life. Namun, ketika kewajiban membayar premi telah selesai, proteksi masih terus berjalan sampai batas akhir kontrak yang telah ditentukan di awal.

Whole Life

Pada whole life, proteksi diberikan hingga akhir kontrak (nasabah berumur 100 tahun), jika mencapai umur tersebut nasabah masih hidup, maka UP akan tetap diberikan oleh perusahaan asuransi.

Premi yang dibayarkan tidak hangus begitu saja. Setiap tahun muncul yang disebut sebagai nilai tunai polis yang dijamin dan terus meningkat jumlahnya. Nilai tunai ini akan diberikan jika nasabah menjual polisnya, atau menggadaikan polisnya untuk meminjam sejumlah uang dari perusahaan yang menerbitkan polis tersebut.

Endowment

Endowment adalah jenis produk asuransi jiwa yang memberikan sejumlah dana pasti kepada nasabah yang dijamin jumlahnya pada tahun tahun tertentu, sekaligus proteksi asuransi jiwa ketika nasabah meninggal dunia. Jangka waktu proteksi bervariasi berdasarkan ketentuan masing masing produk. Beberapa contoh produk endowment adalah asuransi pendidikan, pensiun.

Produk ini juga memberikan nilai tunai dengan fungsi yang sama seperti whole life. Namun, jika kontrak berakhir dan tidak ada klaim meninggal, maka tidak ada premi yang dikembalikan, karena sebelumnya nasabah telah menerima dana / manfaat yang biasa disebut sebagai tahapan.

Cara Pembayaran Premi Asuransi Jiwa Tradisional

Pembayaran premi pada produk tradisional bisa dilakukan secara bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan. Namun, perbedaan perhitungan menjadi lebih mahal jika nasabah memilih cara bayar selain tahunan.

Contoh :

Premi Tahunan Rp 100 jt. Maka pembayaran premi secara

bulanan = 9% x 100jt

triwulanan = 22.5% x 100jt

semesteran = 52% x 100 jt

Jika premi diubah kembali ke cara bayar tahunan, maka total jumlah yang dibayarpun kembali menjadi Rp 100jt.

Extra Premi pada Asuransi Jiwa Tradisional

Extra premi akan dikenakan jika ditemukan kondisi tidak wajar pada calon nasabah, seperti kondisi overweight atau yang ditemukan setelah menjalani pemeriksaan medis. Kondisi tidak wajar yang dimaksud adalah resiko kesehatan yang mungkin terjadi di masa depan dan dalam waktu dekat. Nilainya cukup bervariasi yang biasanya menggunakan prosentase dari premi yang seharusnya.

Pada jenis tradisional, pembayaran extra premi langsung digabung dengan pembayaran premi tahunan. Nasabah akan di informasikan jika dikenakan extra premi, dan berhak menolak dengan cara membatalkan perlindungan.

Premi Asuransi Jiwa Unit Link

Pada unit link, nasabah menentukan jumlah premi yang ingin ditabungkan secara rutin, yang disesuaikan dengan batas minimum masing masing perusahaan, dan manfaat asuransi disesuaikan dengan jumlah premi tersebut. Sering terdapat perbedaan pengertian istilah antara premi yang dibayarkan nasabah, dan premi yang dibebankan oleh perusahaan asuransi.

Silahkan ke halaman berikutnya untuk melihat lebih detail tentang premi asuransi jiwa unit link.